NU Merinstis Jalan Damai Dunia (1)

Dalam catatan KH Abdul Mun’im DZ, salah seorang pengurus PBNU, disebutkan, bahwa langkah PBNU merintis jalan damai di Aghanistan sudah dimulai sejak tahun 2011. Rintisan ini berhasil mempertemukan para tokoh yang terlibat konflik untuk berdialog di Jakarta pada tahun 2012.

Pertemuan ini melahirkan suatu Join Statemen, yang menginpirasi berdirinya Organisasi NU di Afghanistan yang dimotori oleh Dr Abdul Ghani Kakar, seorang tokoh Islam Moderat Afghanistan. Melalui Dr Kakar dan kelompoknya inilah NU Afghanistan terus membangun jaringan dan gerakan mendekati tokoh-tokoh lain untuk mengajak mereka ke meja perundingan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Menggunakan pola pendekatan dan pemikiran ulama NU Indonesia, para pimpinan NU Afghan berhasil mendekati dan melakukan dialog dengan kelompok Taliban, termasuk faksi yang paling keras yaitu Akunjada dan Haqqami. Kelompok ini bersedia diajak berunding dan berdialog asalkan degan moderator yang bisa dipercaya oleh mereka yaitu NU Indonesia dan NU Afghanistan.

Sinyal baik ini langusng ditangkap oleh NU Indonesia. Untuk merespons sinyal baik ini, KH As’ad Said Ali memerintahkan KH Abdul Mun’im melakukan kordinasi dengan para eksponen yang terlibat dalam upaya perdamaian Afghanistan tahun 2011. Bersama dengan Dr Ihsan Malik, pakar rekonsiliasi konflik, KH Masyuri Malik dan para penguruh PBNU lainnya merancang langkah-langkah strategik melanjutkan perundiangan dan dialog di Jakarta.

Sebelum mereka datang ke Indonesia, pihak panitia dari NU Indonesia mengirim beberapa dokumen Pancasila dan Muqaddimah UUD 45 serta Dasasila Bandung yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Afghan. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran dan bahan pemikiran mengenai ralasi agama dan negara yang ada di Indonesia.

Tinggalkan Balasan