Nurul Jadid, Pesantren Terbaik Penanganan Covid-19

“Harapan kami kita bisa terlepas dari pandemi ini. Ini harapan jangka panjang bahwa pesantren ke depan akan menjadi pesantren sehat, santri kuat, Indonesia maslahat,” katanya.

Ketua Pondok Pesantren Nurul Jadid KH Abdul Hamid Wahid, menjelaskan, keberhasilan ini merupakan hasil dari kekompakan seluruh pihak yang bekerja sama dengan baik, mulai dari santri, wali santri, guru, dan masyarakat. Satgas Cobid-19 Nuurl Jadid dibentuk sejak medio Maret 2020, bersamaan waktunya dengan pengumuman masa darurat dari pemerintah.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kiai Hamid menegaskan akan terus berkontribusi dan akan terus belajar mengingat prediksi selesai Covid-19 masih belum tentu, bahkan hingga dua tahun. “Kita akan terus merencanakan dan menata sampai tuntas,” ujarnya.

Pondok Pesantren Nurul Jadid pada 1948 oleh KH Zaini Mun’im. Saat ini, Nurul Jadid salah satu pondok pesantren terbesar di Jawa Timur dengan jumlah santri mencapai ribuan. Lembaga pendidikannya lengkap, mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Pendidikan di Nurul Jadid juga dilengkapi dengan Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA), Pusat Pendidikan Ilmu Al-Quran (LPPIQ), Lembaga Kajian Kitab Kuning (LKKK), Lembaga Bahtsul Matsail (LBM), Lajnah Falakiyah, dan Lembaga Kajian Konservasi Lingkungan Hidup.

Tinggalkan Balasan