Nasihat dan amalan yang diberikan oleh Nyai Rahmatun ternyata mustajab. Dari puluhan calon kepala desa yang pernah meminta petuah dan amalan bacaan tersebut, tidak ada satupun yang kalah. Bahkan H Fauzi, yang pernah menjabat sebagai kepala desa Moncek Tengah selama dua decade, sejak 1970-an sampai 1990-an, mengaku bahwa perjalanannya menjadi petinggi desa berkat pendampingan yang diberikan Nyai Rahmatun.
Berkat “pendampingan” itu pula, Nyai Rahmatun akhirnya secara rutin, dua kali dalam sebulan, diundang ke Desa Kotabang untuk mengisi pengajian alias dakwah. Dengan cara memberi nasihat dan amalan seperti ini, secara otomatis Nyai Rahmatun telah memperluas medan dakwah dan ladang penyebaran ilmunya.


Terimakasih telah di terbitkan. Semoga suatu saat keinginan mempunyai buku biografi Nyai Rahmatun dapat terwujud, amin…