Manusia memang makhluk yang kompleks. Sangat kompleks bahkan. Tinggal bagaimana kita bisa mengelolanya dengan baik, agar tidak menjadi Oedipus atau Sangkuriang atau remaja dari Bukittinggi itu.
Manusia memang makhluk yang kompleks. Sangat kompleks bahkan. Tinggal bagaimana kita bisa mengelolanya dengan baik, agar tidak menjadi Oedipus atau Sangkuriang atau remaja dari Bukittinggi itu.
Anda harus masuk untuk berkomentar.
Dalam tradisi pesantren, kitab tidak selalu lahir dari kota-kota besar atau...
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj...
Ada sebuah negeri yang sangat mengagumkan. Di negeri ini, orang tak perlu k...
SELENDANG RINDUΒ Pada ufuk yang memerah, aku kabarkan rindu menjejak nurani...
Sekitar seminggu lalu, saya kembali ke pesantren tempat saya menimba ilmu s...
Ada masa ketika seseorang pergi ke masjid, mengikuti pengajian, bersedakah...
Karena Oedipus Complex, atau incest, hubungan sedarah, atau apalah nama lainya merupakan gejala tealitas, kelaluan bukan kebaruan, maka diperlukan kewaspadaan paripurna untuk membentengi diri dan keluarga dari perbuatan menyimpang ini. Tidak cukup sekadar paham efek dan dampaknya, baik dari sisi agama maupun dari aspek kesehatan, namun yang paling penting adalah menjaga jarak (sejauh-jauhnya) dengan perbuatan haram ini. Tentu ada kiat-kiat khusus yang tidak dijelaskan oleh Mas Kiai Mukhlisin, yang patut dan pantas untuk kita ketahui.
Pointnya bahwa hubungan sedarah bukan hanya sebuah dongeng, metos, atau metologi, namun nyata adanya dalam kehidupan, dekat di antara pernak pernik kesibukan kita sehari-hari. Hee,,, kejadian ini begitu viral meskipun saya sendiri kurang mengikuti. “Waspadalah… waspadalah…!” Kata Bang NAPI,,,πππ