Oh Buku…

Hari ini, 17 Mei, dengan “gaya-gayaan” kita memperingati Hari Buku Nasional atau Harbuknas. Tapi entahlah apakah itu masih ada gunanya. Sebab sudah begitu lama kita menjadi bangsa yang nyaris sempurna abai pada buku. Dan hari ini buku sudah sampai pada ambang kematiannya.

Setidaknya saya, entahlah orang lain, selalu menemui dua masalah ketika hendak memperoleh buku-buku baru. Yang pertama harganya terus semakin mahal. Yang kedua semakin sulit menemukan buku-buku berkualitas tinggi, bermutu, dan tentu saja yang mencerdaskan, yang mampu mengisi kekosongan rongga jiwa dan pikiran.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Kita tahu, tingkat literasi bangsa ini masih rendah, masih kalah jauh dari bangsa-bangsa lain. Jika frasa “tingkat literasi rendah” masih sulit dipahami, itu artinya kita masih bodoh dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Tapi kenapa, buku sebagai sumber pengetahuan, justru seperti menjadi barang mewah nan langka. Selain harganya mahal, juga tak tersedia secara memadai.

Tinggalkan Balasan