Ditambah dengan faktor-faktor yang bersifat sosial, ekonomi, dan politik yang sering kali mengganggu persaudaraan kita. Terdapat kesenjangan sosial antara yang satu dengan yang lain. Ada yang kaya dan ada yang miskin. Ada yang berada dan ada yang tidak berada. Ini yang kemudian membuat batas di antara sesama manusia.
Seringkali kepentingan politik menjadi masalah yang sangat dominan ditubuh umat manusia. Perbedaan partai politik dan kepemimpinan politik kekuasaan termasuk sangat menonjol, sehingga persaudaraan kita baik sebangsa maupun seagama bisa menjadi terganggu hanya karena kepentingan yang bersifat duniawi.

Sudah menjadi tugas bersama untuk memperbaiki keretakan ini. Tidak ada yang lebih bertanggung jawab atas keadaan ini. Semua harus berperan karena semua punya andil dan tentu itu harus dimulai dari diri sendiri. Prinsip-prinsip persaudaraan harus dipahami oleh masyarakat dari berbagai lini.
Para tokoh agama juga harus terus-menerus menyerukan tanggung jawab dan keteladanan, terutama pada sektor ukhuwah islamiyah. Jangan sampai karena perbedaan organisasi masyarakat (ormas) berbasis agama, kemudian para tokoh organisasi memunculkan egosentrisme dan menampilkan fanatisme organisasi yang berlebihan yang menegasi dari organisasi kelompoknya sendiri. Ini adalah kerugian besar bagi keutuhan ukhuwah islamiyah.
