“Mens Rea” dan Kewajiban Berpikir
Demokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kali, pikirannya kosong. Kita lihat, terutama di medsos, banyak orang berdebat dengan penuh emosi, namun miskin…
Tujuan berdirinya pesantren sebagai lembaga pendidikan tidaklah berbeda dengan tujuan pendidikan yang telah dirancangkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Berdasarkan…
View More Sudahkah Pesantren Mencerdaskan Santrinya?Bahasa itu juga soal rasa. Dan rasa dibangun oleh suasana. Suasana bisa berupa konteks, bisa berupa relasi hal ihwal. Bagi seorang Edy Mulyadi dan lain-lainnya,…
View More Edy Mulyadi dan Lain-lainnyaMalam kali ini terasa sangat berbeda dari malam-malam sebelumnya. Sayup-sayup terdengar suara jangkrik memecah keheningan. Sesekali suara burung malam terbang penuh harapan. Udara terasa dingin,…
View More Kertas Lusuh dari MamakTulisan ini bermaksud untuk sedikit mengungkapkan perihal kondisi riil problematika dalam ejaan bahasa Madura. Beberapa hari lalu, saya sempat berkunjung ke kantor redaksi salah satu…
View More Nasib Miring Ejaan Bahasa Madura“Itu bahasa Korea, masak nggak tau. Artinya jinca itu sungguh-sungguh atau serius,” ujar seseorang pada temannya. Tanpa sengaja saya menangkap percakapan kawula muda di sebuah…
View More Revitalisasi Bahasa Daerah dengan KaryaZIARAH MUHAMMAD AL BUSHIRI Selepas tujuh purnama Berlapis doa Kuajak kau, putraku Ziarah ke makam kakekmu Biar kau tahu Kelak, selepas bunga usiamu kuntum Kau…
View More ZIARAH PUISIDua kejadian beriringan tentang kejahatan toleransi di Indonesia. Pertama, kasus cuitan sara (penodaan agama) Ferdinand Hutahaean. Kedua, kasus tendang sesajen di Gunung Semeru. Meskipun secara…
View More Defisit ToleransiTerm ahlus sunnah wal jamaah tidak dikenal di zaman Nabi Muhammad Saw maupun di masa pemerintahan al-Khulafa al-Rasyidin. Bahkan tidak dikenal pula di zaman pemerintahan…
View More Aswaja dan Radikalisme“Menikah itu termasuk dari sunahku, siapa yang tidak mengamalkan sunahku, maka ia tidak mengikuti jalanku. Menikahlah, karena sungguh aku membanggakan kalian atas umat-umat yang lainnya.…
View More “Kitab Nikah” Kiai Kholil BangkalanCIUMAN YANTI yanti mencium sebongkah batu. batunya mencair. yanti mencium sekeping matahari. mataharinya menggigil. yanti mencium sealtar sunyi. sunyinya menyanyi. yanti mencium serangkai badai. badainya…
View More CIUMAN MAUT YANTI
Demokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...
Banyak orang bertanya apakah fenomena kepura-puraan identitas sosial—sepert...
Perkembangan kajian keislaman di ruang digital dalam beberapa tahun terakhi...
Dunia hari ini adalah sebuah mesin raksasa yang tidak pernah tidur. Di bali...
Demokrasi kita ramai. Suaranya keras. Gesturnya meyakinkan. Tapi sering kal...