PALESTINA YANG TERLUKA

***

Bermainlah anak-anak Palestina di atas tanah tempat mereka dilahirkan
di rahim yang mengalir darah merah mereka.
Senyum anak-anak selalu surga .
Di balik kepal tangan mereka
mengalir darah
kemudian digariskan menjadi pejuang kemanusiaan.
Para perempuan berdarah Palestina selalu tampak lebih gagah di atas bumi
yang sekaligus medan juang mereka.
Saat kita sibuk berdebat omong kosong soal harga diri
rakyat Palestina justru sedang sibuk betul berjuang tentang harga diri.
Sesederhana kemanusiaan yang terluka.
Merdeka adalah hak segala bangsa.
Semesta, tidakkah kau lihat betapa surga anak-anak
menyimpan harap dalam tatapnya yang antusias?
Seolah kemenangan selangkah lagi di depan mereka
tanpa pernah tahu
sejauh mana manusia lain mau peduli pada urusan kemanusiaan.
Bendera Palestina akan selalu berkibar di dada manusia
; yang manusia.
; yang berperikemanusiaan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

V.

A’touna Et-Tufoole (Berikan kami masa kecil)
A’touna Et-Tufoole (Berikan kami masa kecil)
A’touna Et-Tufoole (Berikan kami masa kecil)
A’touna, ‘Atouna, ‘Atouna Es-Salam
Jeena N’ayedkon Bel-Eid Mnes’alkon
(Kami datang untuk mengucapan selamat hari raya kepadamu)
Lesh Ma Fee ‘Enna La ‘Ayyad Wula Zeineh
(Mengapa di tempat kami tidak ada dekorasi hari raya)

***

Mari rayakan hari-hari patah hati
Palestina dan darah-darah suci
Israel dan segala bentuk caci maki
Anak-anak dengan segudang harapan
dan dunia yang kadang justru
hanya tahu menghakimi.
Mari rayakan hari-hari patah hati.
Tidak perlu menjadi penyair untuk merasakan pilu kata-kata
Palestina adalah saudara untuk segala bentuk perjuangan
derita mereka melukai kemanusiaan kita semua.
Mari bergerak. Mari berjuang.
; Palestina adalah segala bentuk perjuangan untuk kemanusiaan .
; Palestina adalah kemanusiaan yang terluka.

Tinggalkan Balasan