Bila dilihat dari uraian tersebut, dapat dikatakan bahwa Pencak Dor merupakan sebuah ekspresi budaya yang mempunyai akar sejarah yang panjang. Eksistensi Pencak Dor tidak bisa dilepaskan dari Pondok Pesantren Libroyo dan masyarakat Kediri itu sendiri. Pencak Dor, sebagai salah satu tradisi tua dari Kediri, telah berhasil menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya di wilayah Kediri dan sekitarnya. Sehingga jelas, Pencak Dor bukan sebatas pertarungan untuk mendapatkan makanan, sebagaimana ditulis Daily Mail tersebut.
