Pengetahuan, Kolonialisme, dan Poskolonialisme

Dengan perkembangan atas studi Pascamodernisme, studi ini banyak dinakhodai para pemikir yang berasal dari dunia ketiga, alias bangsa terjajah. Dengan dasar penajajahan yang dirasakan secara langsung nan kelam oleh bangsa-bangsa dari dunia ketiga tersebut.

Wacana-wacana yang dibangun kolonial, yakni mendefiniskan Timur secara searah, tanpa memberikan kesempatan bagi timur untuk berbicara sama sekali. Seperti di Afrika yang dianggap rakyatnya masih dalam tahap “anak kecil” yang secara ekonomi, fisik maupun psikologis belum dewasa. Sebernarnya, kecenderungan tersebut tidak hanya dinisbatkan pada bangsa-bangsa di Afrika dan Asia, namun juga di negara-negara Eropa yang “terjajah” seperti Skotlandia, Irlandia, dan lain-lain.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Berbagai sistem ditanam oleh pihak Kolonial terhadap negara terjajah. Sistem pendidikan, budaya, ideologi, politik, ekonomi, dan lain-lain, namun sistem pendidikan-lah yang paling banyak dan dianggap paling efisien untuk menundukkan. Bagi Althusser, sistem pendidikan sebagai sarana penting dalam penanaman ideologi-ideologi kolonial. Lalu, ideologi tersebut didesain sedemikian rupa yang menjadikan bangsa terjajah tetap bergantung pada bangsa kolonial dalam hal apapun. Dengan kata lain, menjadikan bangsa terjajah sebagai negara satelit dan bangsa penjajah sebagai negara induk.

Poskolonialisme bukan hanya melihat dampak dari penguasaan kolonial, namun diartikan sebagai perlawanan terhadap dominasi kolonial dan warisan-warisannya yang tetap ada hingga saat ini (Mudji Sutrisno, 2004:11).

Tidaklah mungkin, Indonesia sebagai bangsa mengamini atas semua warisan yang digelontorkan secara penuh oleh Kolonial. Upaya perlawanan perlu dilakukan. Jika tidak, kita hanya menjadi bangsa penurut yang hanya didekte oleh asing.

Referensi

  • Sutrisno, Mudji. 2004. Hermeneutika Poskolonial Soal Identitas. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.
  • Loomba, Ania. 2016. Kolonialisme/Pascakolonialisme. Yogyakarta: Narasi.

Tinggalkan Balasan