Warisan Budaya Islam
Dalam peradaban Islam, institusi dan pusat-pusat ilmiah menjadi perhatian luar biasa. Peninggalan budaya yang sangat berharga dari abad ke abad tersebut mencerminkan kecemerlangan peradaban Islam. Pusat-pusat agama dan sosial seperti masjid, sekolah, akademi, perpustakaan, dan baitul hikmah berdiri kukuh di tengah masyarakat, bahkan menjadi simbol perdamaian dan kemajuan.

Karena peradaban tinggi Islam itu, akademi-akademi dan perpustakaan berkembang cepat. Masjid menurut peradaban Islam dapat disebut sebagai pusat sosial agama bagi umat Islam. Rasulullah SAW membangun masjid pertama di Kota Madinah dengan tujuan mencerahkan umat dan mengenalkan risalah ilahiah. Untuk pertama kalinya masjid dibangun di Madinah untuk pusat kegiatan pendidikan, pencerahan, pengadilan, dan pemerintahan untuk urusan politik, militer, dan budaya.
Banyak sekali peninggalan peradaban Islam di dunia, seperti Taj Mahal di India, Masjid Agung Cordoba di Spanyol, Masjid Biru-Istanbul di Turki, Kubah Batu-Yerusalem, dan lain senagainya. Selain peninggalan bangunan, Islam juga mempunyai peninggalan lainnya dalam bidang kesenian, seperti, tarian serimpi, seni kaligrafi, seni musik dan pertunjukan, seni ukir, dan ornamen islami.
Dengan demikian, Islam merupakan agama yang universal sehingga budaya lokal/daerah pun dapat menerima dengan baik ajarannya. Akulturasi budaya dan agama Islam mencakup upaya memadukan nilai-nilai budaya lokal dengan prinsip-prinsip agama Islam dan dapat menjadi sarana untuk memperkuat toleransi dan perdamaian antarbudaya. Proses integrasi agama dan budaya Islam meliputi upaya memahami dan menghargai nilai-nilai budaya lokal, mengintegrasikannya dengan prinsip-prinsip agama Islam.
