Jogja, 30 Desember 2021.
INDIN MENCIUM-MU

Aku ingin mencium-Mu
dalam hati sunyi ini
tak ada yang mengetuk
seindah ketukanmu
bagai nafiri ditiupkan
ketenangan tertanam
Aku menemukan-Mu
bahkan ketika hatiku
berlumur debu-debu.
Kau menatapku merdu
dari jendela subuh
hingga pucat wajahku
Haruskah kupeluk lebih lama lagi
seakan waktu terhenti
sedang air mata yang mengalir
dalam Al-Quran ini
kubiarkan danau di hati
Jogja, 25 Desember 2021.
KEPADA NEGERIKU
Apakah kau melihat
Peluru-peluru berhamburan
Di dada langit
Dan jantung matahari
Di balik mata sejarah
Apakah kau mendengar
Rintih kamboja dijatuhkan angin
Tepat di atas batu nisan
Seorang anak yang mimpi
Kedamaian sebuah negeri
Kini ketika kehidupan bebas dari peluru
Hari-hari hanyalah kegaduhan
Di atas trotoar, lupa pada air mata
Sejarah yang begitu mengerikan
