PERJALANAN MENUJU TUA
Kau merayu mimpi bersama kepalamu yang berisik
memupuk harap yang kau tanam dalam-dalam
legam bahumu yang kian membungkuk
menyuratkan kabar dari kota tua
lamat-lamat kau tatap cermin kehidupan
lalu basah pipimu merobek dada

sorot matamu mengisahkan tanah kering dari seberang
ketika masa telah kau lahap tanpa menimbang,
kemudian domba-domba pak tua pulang ke kandang
apa yang kau serap dari setiap tetes air hujan?
senja yang tanpa warna jingga
atau pagi yang tanpa kilau surya?
Yogyakarta,2022.
TAPAK TILAS
