“Mohon maaf Kiai, kami datang untuk sebuah persoalan,” santri senior itu memulai percakapan layaknya seorang santri yang ta’dhim dan penuh hormat.
“Persoalan apa?”

“Tentang niat, Pak Kiai, terkait dengan salat,” sangat gugup santri tersebut mengutarakan permasalahannya.
“Oh, tentang niat,” jawab Kiai Warits Ilyas yang sepertinya sudah paham apa yang dimaksud. Beliau kemudian melanjutkan, “Tolong ambilkan kitab di rak itu yang paling kanan,” katanya sambil menunjuk kitab yang cukup tebal.
