Pernikahan Dini dan Problematikanya

Sebagai contoh, belakangan ini nama Syekh Puji kembali mencuat lagi di media sosial karena kasus yang sama: menikahi anak di bawah umur. Kasus pernikahan dini yang dilakukan Pujiono Cahyo Widianto alias Syekh Puji (54) diketahui setelah dilaporkan oleh pihak keluarganya sendiri. Tiga orang pihak keluarga mengakui Syekh Puji menikahi seorang bocah berinisial D yang baru berusia 7 tahun pada 2016. Akibat hal tersebut, Syekh Puji terancam dihukum penjara seumur hidup dan bahkan bisa dikebiri dengan suntik kimia.

Secara umum, pernikahan dini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya faktor ekonomi. Ini terjadi karena keluarga mengalami kesulitan ekonomi sehingga terpaksa menikahkan anaknya pada usia dini. Dengan demikian, diharapkan sang anak dapat mengurangi beban ekonomi keluarga dan memperoleh kehidupan yang lebih layak kedepannya.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tingkat pendidikan yang rendah juga menyebabkan orang tua cenderung pasrah dan tidak terlalu memikirkan dampak yang akan dialami sang anak ketika harus menikah di usia dini. Selain itu, faktor media masa ternyata juga menjadi pendorong usia pernikahan dini terbaru. Tren ini didukung dengan mudahnya akses Internet sehingga masyarakat mudah mengunjungi situs-situs bebau pornografi yang sebenarnya dilarang oleh pemerintah. Kurangnya dalam pembekalan pengetahuan dan emosional terhadap remaja pada akhirnya mampu mendorong rasa penasaran dan pada akhirnya melakukan hubungan seks di luar nikah

Pernikahan usia dini dapat menimbulkan banyak dampak negatif bagi kesehatan. Berdasarkan laporan kajian perkawinan usia anak di Indonesia, tinggginya angka pernikahan usia dini dapat meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi. Selain itu, juga memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak di kemudian hari. Selain itu, organ reproduksi pada perempuan di bawah usia 20 tahun belum matang dengan sempurna sehingga hubungan seksual dapat berisiko menimbulkan berbagai penyakit, seperti kanker serviks dan kanker payudara.

Tinggalkan Balasan