Antusiasme tinggi dirasakan oleh seluruh santri, salah satunya Hilmi. Sebagai santri baru yang mengikuti acara ini untuk pertama kalinya, ia mengaku sangat bahagia dan merasa melalui kegiatan ini dirinya dapat menyambung tali persaudaraan dengan berkenalan kepada para santri dari berbagai komplek yang ada di Al-Munawwir.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipimpin KH Muhtarom Busyro dan ditutup doa tahlil oleh KH Fairuzi Afiq Dalhar. Suasana bertambah khusyuk saat memasuki Lailatus Sholawat melalui pembacaan Maulid Simtudduror bersama tim banjari Al-Munawwir, yang kemudian ditutup secara resmi dengan doa oleh KH Muhammad Munawwar Ahmad.

Setelah doa penutup, acara dilanjutkan dengan sesi awarding Lomba Muharroman yang dipandu oleh moderator Affan Nur Hafiz dan Salim Maulana. Sesi ini memeriahkan suasana melalui apresiasi pembagian hadiah berbagai cabang perlombaan seperti dramatikal pesantren, stand-up comedy, kaligrafi, lomba yel-yel, serta penampilan drama terbaik dari para santri.
Sebagai pamungkas dari keseluruhan agenda tahunan ini, rangkaian acara diakhiri dengan penayangan after movie yang merangkum momen-momen berkesan selama kegiatan Muharroman berlangsung.
