PUISI HARI SANTRI
terkepal tangan menggenggam
bambu runcing, melawan lara
penjajah di negeri tercinta

mengikuti jejak para pahlawan
rintik hujan, mengguyur ketabahan
: meniti pada ingatan-ingatan doa
hari ini kita tersapu angin waktu
mata alis jejak mencoreng kisah
debu tanah, nan kita penuh darah
2021.
22 OKTOBER DI SIDOARJO
di sidoarjo, angin mengajak
sembilan jam meramu tawa kita
seperti langkah jauh temaram
putih sorban terikat di kepala
selawat langit menembus tawa hingga: mendung hari menemani
berjuta-juta daun menyapa langit
kita pergi meninggalkan halaman
memilih jauh lorong-lorong jumpa

Terima kasih duniasantri.co