pagi masih menyembah matahari
daun teguh berselimut waktu
kau, berdandan hendak beranjak
kau hiasi seragam putih suci,
di musala pesantren, ikan di
mendengar suaranya selawat doa

hiruk-pikuk murid mencium kisah
meratap doa-doa khazanah kiai
kau: mengaji ketabahan puisi
2021.
SISWA
kusebut kau sebagai lelaki matahari yang meratap ujung ilmu musim berlagu, sejalan iga moksa
di sana kau melihat angin semadi
tanpa sedikit pun ia menjatuhkan daun-daun tanpa dosa dan derita
sajak-sajak mekar berbunga
tertawa, terdiam menumis kalam
beralun lagu suara lirih kiai
2021.

Terima kasih duniasantri.co