SENJA DI LOVINA
Ambang itu selalu mengambang
dan desau angin pantai Lovina pun
tak tentu arah

Di bawah senja Lovina itu
gadis-gadis pada melangkah
mendadah gelegak gairah
Temaram senja menghias gincu
memacu cumbu menawar rayu
napas-napas beradu pada batu
Senja memanggil bulan yang penuh malu
tak tahu kepada siapa harus menumpah rindu
karena yang tinggal hanya desah menderu
SENJA DI GILIMENO
seperti pulau tak bertepi
keindahannya tak berbatas
yang alunan air pada gelombang lautnya
menghadirkan melodi kehidupan
yang butiran-butiran pasir pada pantainya
seperti denting piano menghangatkan malam
