“Setahu saya, Pondok Pesantren Annuqayah adalah pondok pesantren terbesar di Pulau Madura hari ini. Pesantren ini menjadi besar karena kebersihan dari pendirinya. Kebersihan hati dari muassisnya. Bersihnya hati muassis yang membuat pondok ini menjadi luar biasa,” ungkapnya.
Hal tersebut, menurutnya, sesuai makna dari annuqayah, yang artinya bersih. Kiai Syarqawi, sebagai pendirinya, memang menginginkan santrinya tidak hanya bersih fisiknya, tetapi juga bersih hatinya.

“Dan itu juga membuat ilmu yang santri dapatkan dari Annuqayah adalah ilmu ilmu yang bersih. Dari saking bersihnya seperti intan yang berkristal sinarnya luar biasa,” tegasnya.
Dalam syair yang dipersembahkan untuk Pondok Pesantren Annuqayah, Kiai Zulfa mengucapkan, ketika kita punya guru kebersihannya mengkristal, insyaallah sinarnya akan menyebar dari timur ke barat.
