Refleksi Kritis terhadap Film Bidaah

“Gus-Gus yang nggak baik itu ada, habib-habib yang nggak benar juga nyata, agama jelas tidak tak pernah mengajarkan untuk menormalisasi perilaku buruk mereka, akan tetapi jangan menyamaratakan dan menutup mata. Mari kita usahakan itu, agar orang-orang tidak terhalangi oleh Habib-Habib atau Gus-Gus lain yang memang layak untuk diambil ilmunya dan diteladani akhlaknya.”

Seperti pepatah Arab yang mengatakan: Attamimi lughotul jahilai. Menyama-ratakan adalah bahasa orang-orang yang bodoh.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Artinya tidak semua habaib atau ulama itu tidak baik. Lebih banyak habaib atau ulama yang memang layak dijadikan contoh karena akhlak dan ilmunya.

Awalnya saya mengira film ini bertujuan untuk menanamkan benih kecurigaan dan kebencian terhadap tradisi Islam. Atau,  saya berpikir sebenarnya film ini memang murni dibuat untuk membuka sebuah ruang dialog.

Tinggalkan Balasan