Relasi Agama dan Budaya

Misi dakwah yang dipengaruhi sifat egoisme hendaknya perlu direkonstruksi ulang. Sebab, dakwah adalah sesuatu yang baik. Maka seyogianya dilakukan dengan cara yang baik pula, bukan merendahkan dan menghina kepercayaan maupun budaya orang lain. Sebagaimana Islam adalah agama rahmatan lil alamin, sudah sepatutnya menegakkan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, tidak disikapi dengan fanatik buta. Melainkan dilakukan dengan menjunjung tinggi sikap toleransi, kerukunan, serta kedamaian antarkelompok. Wallahualam.

One Reply to “Relasi Agama dan Budaya”

Tinggalkan Balasan