Keesokan paginya, saat menunggu “orderan”, beberapa petugas keamanan pasar terlihat mendekatinya lalu sekonyong-konyong menangkapnya. Singkat cerita, ia dimasukkan ke dalam penjara dengan tuduhan mencuri barang di pasar.
Dan, di dalam penjara ia dapat jatah makan sehari dua kali.

Kendatipun kini ia dapat beribadah sepanjang hari tanpa perlu susah payah bekerja, percayalah, di dalam penjara tidak menjadikannya betah. Maka ia kembali berkesah kepada Tuhan Yang Maha Pemurah.
