PELURU PAHLAWAN
Bingkai sejarah nampaknya mulai usang
Tertutup debu coklat melukis jalanan
Katanya negara pertiwi masih berkembang
Jatuh bangun tersungkur kelelahan

Semangat, semangat.. tutur kata misterius
Bersumber dari langit lapang bumi tandus
Merangkai harapan meski menunduk
Terbangkan doa dalam sujud
Kini tangisan peluru kembali terdengar
Meski telah terkubur seabad silam
Gontai kedinginan di apit batu besar
Inginnya terbang justru masih bersemayam
Mencari sari makna kata keadilan
Malah tumbang dengan rayuan setan.
AKU BERSYUKUR
Aku bersyukur hidup di bumi Pertiwi
Tempat semayam gemah ripah loh jinawi
Batas alamnya tembus cakrawala
Menusuk jiwa hingga raga purna
Aku bersyukur hidup di bumi Pertiwi
Dimana tanah menjelma jadi padi
Hiasi iklim tropis di waktu pagi
Dengan kicauan burung ababil
Tegarkan raga meski tidak stabil
