“Menurut saya, imbauan dekan untuk memakai baju putih dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional itu bagus karena menjadi bentuk peringatan dan penyambutan Hari Santri,” ujar Ahmed.
Namun, ia menilai durasi pemakaian busana putih tersebut perlu dipertimbangkan kembali. Menurutnya, penerapan imbauan yang lebih singkat dapat menjadi alternatif agar mahasiswa tetap dapat berpartisipasi.

“Mungkin ada beberapa mahasiswa yang mengeluh karena harus memakai busana putih mulai tanggal 18 sampai 21 Oktober. Akan lebih baik jika pemakaian busana putih dimulai sehari sebelum Hari Santri Nasional,” tambahnya.
