SANG KALA
Bergerak berabad abad
Tak pernah lelah
Tak kenal jeda
Terus bergerak tanpa henti
Siapa mengadang akan dilindas
Semua penghalang akan digilas
Tak ada yang dapat menahan apalagi melawan

Dialah sang Kala
Yang bergerak tanpa rupa
Tak terlihat tetapi ada
Tak berbentuk tetapi nyata
Tak terjamah tapi terasa
Dalam diri sang Kala
Tersimpan berjuta peristiwa
Menjadi saksi semesta
Memendam selaksa misteri
Dialah sang otoriter sejati
Melebihi Fir’aun dan Namruj
Tak kenal dialog
Tak bisa kompromi
Datang tak bisa ditolak
Pergi tak bisa ditahan
Banyak yang bilang
Sang Kala adalah pedang
Menebas siapa saja yang mengabaikan
Ada yang bilang dia adalah uang
Yang bisa ditukar isi dunia
Tapi bagiku
Dia adalah jatah hidup
Yang diberikan pada manusia
Dia meniti di garis takdir
Lalu berhenti di titik ajal
SAJAK TAHUN BARU
Engkau datang menjengukku di ujung waktu
Saat yang lalu meninggalkan dan menjadi usang
Kau bawa sebungkus masa depan
Menyalakan api harapan.
Sekelam dan sepedih silam
Lebur dalam tungku masa lalu
Lumat jadi abu kenangan
Lalu tumbuh kembali impian
Pelan dan pasti engkau bergerak
Membawa berjuta harapan dan mimpi
Hingga sampai di ujung waktu
Semua hilang dalam kenyataan
Berubah menjadi usang
Lalu kembali kau datang
Membawa harapan dan mimpi baru
Tahun baru…
Selalu datang di ujung masa lalu
Seperti politisi yangg datang jelang pemilu
Menawarkan mimpi mengobral janji
Semua berharap dan bermimpi
Tapi masa depan
Tetap entahlah….
MISTERI KARTU TAHUN BARU
Tahun baru adalah kocokan
Dalam perminan kartu kehidupan
Setiap kocokan membawa harapan
Menyalakan semangat dalam permainan
Lembaran-lembaran kartu
Adalah deretan hari dan rangkaian peristiwa
Yang dibagikan kepada setiap manusia
Tertutup rapat penuh misteri
Tak ada yang tahu isi kartu
Seperti garis takdir penentu nasib
Kartu dibuka di medan permainan
Setiap orang jalani hidup
Sesuai kartu yang dipegang
Saat tahun baru tiba
Hari-hari ditata ulang
Seperti kartu-kartu yang dikumpulkan
Dikocok ulang lalu dibagikan
Berjuta asa menyala
Berharap dapat kartu baik yang menguntungkan
Mengubah Nasib buruk di tahun silam
Menjadi baik di tahun depan
Selamat tahun baru sahabat
Menanti pembagian kartu misteri
Yang harus dimainkan dalam kehdupan
Semoga mendapat kartu keberuntungan
SISYPHUS 2
Setiap kali merah putih dirajut
Selalu saja ada yang merobek
Atas nama Tuhan dan kebenaran.
Setiap kali Pancasila digaungkan
Selalu saja ada yang menista
Atas nama ayat dan agama
Segerombolan orang berjubah
Mengajari anak-anak kecil
Cara merobek bendera dan menista Pancasila
Membakar emosi hingga tumpah di jalanan
Meneriakkan caci maki dan ujaran kebencian
Tapi sang perajut terus bergerak
Menjahit merah putih yang dirobek
Menjaga Pancasila yang dinista
Seperti Sisyphus
Yang terus mendorong batu ke atas bukit
Tanpa lelah
Tanpa menuntut upah
Sumber ilustrasi: dunia seni ewafebri.
