Santri dan Dunia Teknologi

Pada hari Senin (2/11/2020), saya membaca harian Radar Madura edisi Rabu (21/10/2020) yang memuat kegiatan Hari Santri 2020. Sebuah berita membanggakan terkait kiprah santri atau alumni pesantren tersaji di halaman depan harian tersebut.

Membanggakan, cerdas, dan intelek. Itulah gambaran sosok Abdur Rahman, alumni Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangakalan di harian tersebut. Ia menciptakan sebuah aplikasi Tabungan Elektronik. Santri yang memang menyukai TI sejak masih aktif di pesantren ini tidak saja menciptakan aplikasi yang memudahkan para santri dan orang tua, tetapi juga sebagai founder PT Lintas Asia Wisata yang masih terkait erat dengan Teknologi Informasi (TI).

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pemanfaatan teknologi oleh santri dan lembaganya bukan hanya dilakukan oleh Abdur Rahman dari Pedantren Nurul Cholil, Bangkalan Madura, itu. Tetapi, lembaga-lembaga pesantren lainnya sudah merambah dunia Internet, karena sarana ini memberikan banyak kemudahan dalam melakukan aktivitas. Seperti yang dilakukan oleh SIMAC (Santri Millenial Center) dengan gagasannya, Gerakan Santri Usahawan (GUS IWAN), yang merupakan salah satu bentuk nyata dalam mencermati adanya teknologi. Platform ini kemudian mengeluarkan sebuah aplikasi, Kopi Abah, yang bergerak di bidang dunia usaha elektronik.

“Peran santri dalam pembangunan ekonomi harus dikelola dengan baik,” kata Kiai Ma’ruf Amin saat Launching Aplikasi Kopi Abah & Coffee Moving di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Bagi seorang santri, dunia teknologi bukan sesuatu yang awam. Karena pada saat ini, teknologi informasi sudah menjadi keseharian. Di Pesantren Annuqayah Sumenep, Madura, kehadiran santri di masjid untuk salat jamaah pun sudah menggunakan finger pin. Hal ini akan lebih memudahkan pengurus dan pengasuh untuk memantau kehadiran santri dalam salat jamaah. Apalagi hal-hal terkait informasi dan komunikasi, sudah menjadi kebiasaan meskipun digunakan dalam pantauan dan terbatas. Hal ini untuk menghindari kesempatan bagi santri untuk mengakses hal-hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Teknologi dalam Makna

Menurut The Meriam Webster Dictionary, “teknologi informasi (TI) adalah teknologi yang melibatkan perkembangan, pemeliharaan, dan penggunaan sistem komputer, perangkat lunak (software), dan berbagai jaringan untuk memproses dan distribusi data.” (The Merriam-Webster English Dictionary, Revised edition, 2004).

Dalam penjelasan yang lebih lengkap, TI adalah manajemen teknologi yang meliputi bidang yang lebih luas, tetapi tidak terbatas pada, hal-hal seperti pemrosesan data, perangkat lunak komputer (software), sistem informasi, perangkat keras komputer (hardware), bahasa pemrograman, dan konstruksi data. Singkatnya, segala sesuatu yang memproses data, informasi atau yang dianggap pengetahuan dalam format visual apapun, dianggap bagian dari ilmu Teknologi Informasi (TI). (wikipedia).

Tinggalkan Balasan