Dengan demikian, berorganisasi atau terlibat aktif dalam organisasi di lingkungan pesantren menjadi bagian dari proses untuk membentuk karakter sebagai pemimpin. Selain dibekali ilmu, santri yang aktif dalam organisasi juga akan memperoleh keterampilan sebagai organisatoris dan manajemen kemepimpinan. Tentu ini akan menjadi modal sangat berharga jika saatnya nanti santri terjun ke dalam masyarakat. Sebab, proses pengaderan sebagai pemimpin telah dijalani selama berada di pesantren.
