Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Al Ma’Wa, Ahmad Munawar, seperti dikutip tribunjateng, program pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan khusus kepada santri. Keterampilan tersebut akan menjadi bekal bagi santri untuk produktif dan mandiri secara ekonomi.
Saat ini, ada sekitar 360 santri dari kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) yang mengambil kelas ekstrakurikuler pelatihan pembuatan pesawat aeromodeling. Rencananya, setelah para santri mengikuti program pelatihan ini, oleh pihak pesantren pembuatan pesawat aeromodeling akan dijadikan industri rumahan (home industry).

