Dengan adanya home industry itu, diharapkan bisa membantu kemandirian financial pondok pesantren. “Saya punya rencana ke depan pesantren ini bisa berjalan secara mandiri. Tidak tergantung pada siapa pun. Mudah-mudahan santri bisa menggali ilmu, terutama itu. Soal hasil bagi saya hasil nomor dua, yang penting bisa dulu nanti yang lain berjalan,” kata Ahmad Munawar.
Tidak tanggung-tanggung, untuk mendukung program pelatihan ini, pihak pondok juga telah mendatangkan guru atau pelatih dari luar yang memang berkompeten di bidang pembuatan pesawat aeromodeling.

