Nampan Santri

Yang kita ketahui, nampan adalah wadah untuk menyajikan makanan atau minuman. Namun, di tangan para santri, benda sederhana ini memiliki fungsi dan makna yang jauh lebih dalam.

Awalnya, tradisi makan menggunakan nampan muncul sebagai solusi untuk mengurangi banyaknya cucian piring di lingkungan pesantren. Satu nampan dapat digunakan oleh tiga hingga lima orang, bahkan lebih, tergantung ukuran nampan yang digunakan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Makanan yang disajikan pun sangat sederhana. Lauk yang menemani nasi biasanya tidak jauh dari “4T”, yaitu tahu, tempe, terong, dan telur. Meski menu yang tersedia tergolong sederhana, suasana makan bersama membuat semua terasa lebih nikmat.

Para santri duduk melingkar di lantai asrama atau serambi pondok sambil bercanda ringan dan berbagi cerita. Terkadang terdengar tawa pecah karena candaan ringan, atau obrolan tentang kegiatan sehari-hari dan cita-cita yang ingin diraih.

Suasana menjadi semakin meriah ketika ada kiriman lauk dari orang tua di kampung. Kabar itu biasanya menyebar dengan cepat dari satu kamar ke kamar lainnya.

Tinggalkan Balasan