Kegiatan disambung dengan lomba cerdas cermat dengan tiga materi, yaitu hawu-saraf, fikih, dan wawasan kebangsaan. Acara ini dipandu Kang Alfan Aqil Fadli. Lomba ini bertujuan agar pengetahuan santri tentang agama dan nasionalisme tinggi dan luas, sehingga dapat menghilangkan stereotip masyarakat terkait santri hanya mengetahui hukum agama tanpa mengetahui hukum negara.
Pada hari Ahad (16/2/25) PCNU Kabupaten Pemalang dan Masyarakat berziarah ke makam KH Abdussyakur Bin Zaenal Abidin yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Assalafi I’anah Futuhiyah sekaligus pelopor dakwah agama Islam di Desa Karangbrai. Berkat perjuangan beliaulah Islam di Karangbrai berkembang semakin pesat dan mulai banyak kegiatan keagamaan ala Ahlussunnah wal Jamaah.

Kegiatan disambung dengan khotmil Qur’an, yang dipandu oleh Ustaz Mundzirin pada Sabtu (22/2/25). Peserta khotmil Qur’an adalah santri yang ngaji di ndalem dan di-tashih langsung oleh Kiai Hamam Haris, Pengasuh Pondok Pesantren Assalafi I’anah Futuhiyah.
Setelah pembacaan Khotmil Qur’an selesai, panitia pun memulai agenda selanjutnya, yaitu malam puncak Haflah Akhirussanah yang diisi tausiyah oleh KH Alam Muhajir dari Kebondalem, Kabupaten Pemalang.
