Serabi Likuran di Malam Ganjil Ramadan

Namun, hemat penulis, istilah Serabi Likuran pada malam-malam ganjil ini lebih kepada sebutan bagi tradisi turun-temurun dalam menyambut malam-malam ganjil dengan bersedekah. Sebab, pada praktiknya, tidak semua orang membuat serabi. Sebagian masyarakat juga menyiapkan hidangan lain seperti plotan dan kolak pisang.

Seperti beberapa hari lalu, bibi saya ke rumah mengantarkan kolak pisang dan plotan di malam 25 Ramadan. Hal ini menjadi kebiasaan yang setiap tahun tidak pernah absen. Tidak ada niat lain selain bersedekah menyambut malam ganjil yang diharapkan merupakan malam Lailatul Qadar.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Tradisi serabi likuran ini juga menjadi penyemangat untuk terus menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan dengan amal kebaikan. Bukan sekadar tentang makanan yang dibuat khusus, melainkan tentang rasa peduli yang dibagikan, kehangatan yang dihidangkan, dan harapan yang dititipkan di setiap malam ganjil.

Tinggalkan Balasan