Seri “Wali Pitu” di Bali (4): Syekh Maulana Raden Hasan

Dipercaya sebagai salah satu dari Wali Pitu atau tujuh ulama penyebar Islam di Pulau Bali, sangat minim catatan sejarah tentang sosok Habib Umar bin Yusuf Al-Maghribi atau Syekh Maulana Raden Hasan. Sosoknya hanya terbentuk melalui penuturan lisan dari generasi ke generasi. Namun, jejaknya memang ada, berupa makam yang kini banyak diziarahi umat Islam.

Asal usul Habib Umar bin Yusuf Al-Maghribi tak terlacak sampai ke hulunya meskipun ia menyandang gelar habib. Dari penuturan lisan yang bercampur dengan cerita-cerita rakyat Bali hanya disebutkan, sebelum sampai ke Bali, ia pernah bermukim dan menduduki posisi penting di suatu kerajaan di wilayah Jawa bagian barat di daerah Cibubur. Ini terjadi sekitar abad ke-15 Masehi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Setelah itu, Habib Umar berkelana ke arah timur Pulau Jawa. Ia kemudian disebut-sebut bermukim di Madura, dan menjadi salah seorang kepercayaan raja dari kerajaan di Madura. Mengingat pada masa-masa itu sudah terjalin hubungan antara raja-raja di Madura dengan raja-raja di Bali, suatu hari Habib Umar oleh seorang raja di Madura diutus ke Bali. Tujuannya untuk mendakwahkan agama Islam di Pulau Dewata ini.

Tinggalkan Balasan