SULUK MALAM

kita tak lagi melihat
lampu berkumpul
di bawah sana
kota telah padam
seperti cinta

tak ada yang tumbuh
selain kesepian & bahasa
kita senantiasa melewati
tandus perjalanan
mencari-cari sebab
kenapa kita kelak dikuburkan

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

ZIARAH

dan daun-daun kamboja
tak memiliki wajah kita
hanya kenangan terbang
seperti harum langkahnya

terayun-ayun udara sunyi
setelah sepasang kaki
meninggalkan lobang-lobang nyeri
mendaki nasib tak henti-henti

NEGERI BUSUK

hidup di negeri ini
seperti mimpi buruk
aku masuk lalu membusuk
dalam lorong-lorong gelap
tanpa cahaya sejarah

semesta hanya
debu-debu beterbangan
hanya kengeran
permainan kekuasaan

Tinggalkan Balasan