aku ingin melihat rintik hujan
perlahan hilang
tanah-tanah menebar rindu
pada waktu yang kaku
sedang di taman ini
kita menunggu
seperti perantau yang tua
oleh kesibukan mencari kerja

kita bagai orang asing
di sebuah kota
pengasingan doa-doa tiada berakhir
kita menunggu seberkas cahaya
dari langit yang kelabu
kita merasakan angin
memisahkan batas antara;
kita di sini & perasaan yang jauh
ingin bebas
bagaimana aku akan menunggumu
jika selalu saja bayang-bayang
memulangkanku pada kesedihan
kabut yang menjadi tirai
bagi sinar menyingkap wajahMu
SULUK MALAM
malam tak berlampu
hanya puisi menyala sendiri
di hatiku
ingin kupecah kata-kata
tanpa bicara
bersulang dengan suara
dari airmata
yang ditahan
KIDUNG KEKECEWAAN
lanskap menghampar
orang-orang jatuh
& kekecewaan
seperti pengasingan
daun-daun gugur
