Sumpah Pemuda, Sumpah Petani, Sumpah Santri

Pada suatu kesempatan diskusi tentang rokok di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta beberapa tahun yang lalu, seorang mahasiswa alumnus Pesantren Tebuireng menceritakan kisahnya sebagai berikut.

Pada suatu hari, Mbah Hasyim Asy’ari dan Mbah Wahab Chasbullah sedang ngobrol gayeng. Selama ngobrol, Mbah Wahab merokok tiada hentinya. Mbah Hasyim berkata: “Hab, kowe ngrokok kok ora mandeg-mandeg?” Mbah Wahab menjawab: “Yo ben to Syim, aku ngrokok iki ben iso mbedakne endi cangkem endi silit.”

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Maka peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Santri yang belum lama berselang bisa diberi makna, bahwa sudah selayaknya para santri Nusantara mendukung perjuangan para petani tembakau nasional yang telah bersumpah: “Ngrokok matek, gak ngrokok matek, ngrokok wae sampek matek.”

Wallahualam bisshawab.

Rumah Merah, 28 November 2020.

Tinggalkan Balasan