Sebagai penutupan kegiatan di bulan suci Ramadan, Pondok Pesantren Pembangunan Miftahul Huda (P3MH) Cigaru, Majenang, Jawa Tengah menggelar acara “Tadarus Budaya Ramadhan” bersama kelompok musik Ki Ageng Ganjur.
Tadarus Budaya Ramadhan ini dilaksanakan pada Kamis sore (28/3) di halaman gedung MTs Pesantren Pembangunan (PP) Cigaru.

Kegiatan ini diawali dengan dialog budaya besama Dr Ngatawi Al-Zaztrouw, yang juga Ketua Dewan Pembina jejaring duniasantri. Setelah dialog budaya, acara dilanjutkan dengan istighosah dan konser musik Ki Ageng Ganjur.
Dalam sambutannya, Pengasuh Pesantren Cigaru KH Mazin Al-Hajar mengucapkan rasa syukur dan selawat kepada Nabi serta memberikan sedikit pengertian maksud dari tadarus budaya.
“Barangkali ada yang salah persepsi judulnya tadarus budaya, tapi kok tidak ada pembacaan Al-Qur’an sampai khatam,” ungkapnya dengan senyum.
“Tadarus ini asal katanya dari fi’il madi— darosa, artinya pendidikan. Jadi, ya pendidik itu dalam segala aspek, bukan hanya Al-Qur’an, tapi budaya juga termasuk,” lanjutnya.
KH Mazin Al-Hajar juga menjelaskan berapa pentingnya pendidikan budaya untuk sebuah bangsa.
