Tadarus Budaya Ki Ageng Ganjur di Pondok Cigaru

“Tadarus ini wazan dari pada tafakur. Jadi ini anggap saja pendidikan budaya, karena budaya sangat penting sebagai jati diri suatu bangsa. Jati diri bangsa ini juga tergantung dari seberapa besar dan seberapa kuat budayanya,” paparnya

Dalam kesempatan ini, Kiai Mazin juga berpesan untuk terus melestarikan budaya Indonesia, jangan sampai budaya Indonesia tergerus oleh bangsa asing.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

“Indonesia negara yang sangat kaya budaya, maka harus kita urip-urip, harus kita lestarikan. Jangan sampai budaya ini hilang. Kalau suatu bangsa kehilangan budaya, budaya-budaya kita tergerus oleh budaya asing, maka jati diri kita sebagai bangsa akan hilang,” demikian pesannya.

Sebelum mulai ke acara inti, Ngatawi Al-Zaztrouw juga menyampaikan sambutan dengan menceritakan bahwa kegiatan di pesantren ini mengingatkannya ketika masih nyantri.

“Acara di pesantren ini mengingatkan pada saya waktu di pesantren. Ini loh seluruh musisi yang ada di sini juga alumni pesantren, bahkan ada yang alumni Cigaru,” tuturnya bangga.

Zastrouw juga menceritakan kisah-kisah di pesantren yang menjadi titik baliknya sekarang ini.

“Ketika dulu di pesantren ya gini kayak adik-adik. Sambil ngapalin Alfiayah, qola muhammadin huwabnu maliki…. Sambil klotekan mejo. Akhirnya lama-lama ketika sudah gede jadi musisi,” kenangnya.

Tinggalkan Balasan