Menurut al-Zastrouw, Kepala MAC UI, selain untuk menyemarakkan syiar Ramadan, acara ini juga dimaksudkan untuk menampilkan wajah agama yang sejuk dan menyenangkan. “Supaya orang-orang tetap bisa beribadah dengan nyaman dan enjoy di rumah masing-masing,” demikian kata Zastrouw.
Acara yang digagas MAC UI ini juga merupakan bentuk kepedulian UI atas merebaknya wabah Covid-19. “Melalui seni kami ingin mengajak masyarakat tetap tegar dan semangat menghadapi situasi tanpa kehilangan kebahagiaan,” lanjut Zastrouw.

Menurut Saleh Husin, Ketua MWA UI yang juga salah satu pengisi acara pada episode ini, acara ini merupakan bentuk silaturrahmi untuk merajut hati, meski tidak secara fisik. “Seni itu ada pada setiap hati manusia. Oleh karena itu, manusia akan lebih mudah tersentuh hatinya melalui seni, karena seni adalah bahasa hati,” katanya.
