Untaian syair-syair Burdah terus melegenda hingga kini. Dalam sejarahnya, Burdah terlahir sebagai ekspresi kecintaan Muhammad al-Bushiri kepada sang Nabi. Syair-syair itu terus dibacakan dan dinyanyikan,…
View More Burdah, Ekspresi Cinta al-Bushiri kepada NabiPopuler
New Atheisme: Kekeliruan MetodologisnyaAwal abad ke-21 menyaksikan munculnya New Atheism (Ateisme Baru), sebuah ge...
Era Post-Truth: Runtuhnya Tembok PesantrenFenomena pergeseran otoritas keagamaan di Indonesia saat ini bukan sekadar...
Apa kabar Litersi di Era Digital?Dalam sejarah panjang manusia, karya tulis memiliki kontribusi besar dalam...
Khidmat, Haul ke-46 KH Mahrus Aly LirboyoSuasana khidmat memenuhi Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Kami...
Santri Tebuireng Ziarah ke Makam MasyayikhJumat (10/4/2026) pagi, santri putri Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, J...
Trending
The Diba’an Tradition Among SantriBack when I was still a student—one among many—in a pesantren tucked away i...
