Dengan semua penjelasan tersebut, sangat aneh rasanya jika ada yang hendak memonopli penafsiran pemahaman terhadap Pancasila sehingga membatasi ruang-ruang diskusi. Padahal, bukan Pancasilanya yang salah, melainkan wawasan kita terhadap Pancasila yang minim. Jika sudah seperti itu, para elite akhirnya memilih untuk tidak berdialog atau memilih untuk tidak mengikuti diskusi karena khawatir mereka akan gagap dalam menjelaskan Pancasila. Padahal, Pancasila juga merupakan sebuah wadah kritik terhadap pemerintah atas ketidakseimbangan bernegara.
