Dengan demikian, mempelajari kitab Jawa klasik yang diadakan di surau-surau kecil, musala, masjid, maupun madrasah diniyah pesantren suatu pesantren di desa adalah cara jitu membentuk kecakapan santri sebelum mengembara masuk pesantren di luar daerah sendiri. Sebab, komponen literasi secara keseluruhan telah tercakup di dalamnya.
