(TIDAK) ADA SAMPAH PUISI YANG BERSERAKAN

Telah kau rekam segala jejak abjad yang maknanya mampu sesederhana alasan.

Atau serumit kebenaran.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Pak,

Pada almanak semesta, namamu telah terhitung

Sebagai pendatang paling antah dan penjelajah

yang bertualang tanpa resah.

Narasi II 

Semesta kemudian mengerti,

tak ada sisa puisi yang sia-sia, atau berserakan menjadi onggokan sampah.

Bukankah puisi tidak pernah berbohong? Ia selalu sanggup masuk, menetap, dan mencintai (nurani) setiap pribadi. 

Tinggalkan Balasan