…, Trump, dan Lain-lain

Trump adalah fenomena. Dan ia memang fenomenal. Dari seorang pebisnis sukses, Donald Trump bertransformasi menjadi tokoh politik paling populis yang memegang tampuk kekuasaan paling berpengaruh sejagat: Presiden Amerika Serikat.

Tapi Trump juga sebuah paradoks. Lahir dari rahim demokrasi, ia mengada dalam sebentuk antitesis demokrasi.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Jika kita membaca kembali buku Bagaimana Demokrasi Mati (How Democracies Die) karya Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt (2018), sejak mula kemunculannya di panggung politik dunia Trump adalah penggambaran dari karakter-karakter antidemokrasi yang lahir dan hidup di alam demokrasi.

Karakter-karakter itu menjadi begitu telanjang di panggung kontestasi pemilihan Presiden Amerika Serikat hari-hari ini. Tidak bisa atau tidak mau menerima kekalahan dan kemudian mencoba mendelegitimasi lembaga penyelenggara pemilihan umum (pemilu) adalah di antara indikator karakter antitesis demokrasi itu.

Tinggalkan Balasan