Meski pada prinsipnya mereka mengakui perlu dan mungkinnya perubahan, namun mereka sangat merujuk hukum tradisional hingga mereka segan untuk mendukung perubahan-perubahan yang mendasar. Mayoritas Muslim dipengaruhi oleh orientasi-orientasi ini, dan oleh karenanya kebangkitan Islam berarti sebuah proses revivalisme dan restorasi. Bukannya proses reformasi lewat penafsiran dan perumusan ulang tradisi. Wallahu A’lam…
