Pengalaman Al-Anwar 3
Sudah banyak sekali pondok pesantren yang mulai menerapkan zero waste. Salah satunya adalah Pondok Pesantren Al-Anwar 3 Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Zero waste di Pesantren Al-Anwar 3 dimulai sejak 2022 atas intruksi langsung dari pengasuh, yaitu KH.Abdul Ghofur Maimoen dan Bu Nyai Nadia Jirjis.

Pesantren Al-Anwar 3 yang berisikan para mahasiswa tentu sudah memiliki kesadaran yang baik dalam menjaga lingkungannya. Zero waste di Pesantren Al-Anwar 3 dimulai dengan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, beberapa regulasi dibuat untuk mendukung program ini, seperti pembatasan penggunaan kantung plastik dan penetapan jadwal kerja bakti per hari.
Selain itu, penananganan dan pengelolaan sampah dilakukan pembagian menjadi tiga kelompok, yaitu sampah organik, anorganik, dan residu. Sampah residu nantinya diolah menjadi bahan pembuatan paving atau batako sebagai usaha kreatif pesantren.
Dari penjelasan salah satu anggota bagian pengolahan sampah, sampah residu dibakar dan abu hasil pembakarannya ini dijadikan paving dengan campuran pasir dan semen. Meskipun masih berskala kecil, namun hal ini cukup efektif untuk menekan laju sampah di TPA. Dengancara ini, tiap hari dihasilkan 20 paving yang dilakukan 3-5 hari dalam seminggu. Dan sebagai pengukuhan program, pengasuh selalu mensosialisasikan dan senantiasa mengingatkan pentingnya merawat lingkungan.
*Naskah peserta Lomba Karya Tulis Ekologi Kaum Santri 2024 dengan judul asli “Zero Waste: Peluang dan Tantangan serta Implementasi”.

Zero Waste: Jika dimaksudkan sebagai “bebas sampah” adalah tidak mungkin. Tetapi di tulisan ini, dalam pemahaman saya, adalah pengelolaan sampah agar sampah-sampah yang ada dapat dikelola dengan sedemikian sehingga tidak menjadi problem di lingkungan sekitar. Sampah dalam sebuah komunitas manusia pasti ada. Namun dengan pengelolaan yang baik akan menjadi peluang untuk kemanfaatan bagi kita semua. Intinya: Tulisan ini inspiratif, berkualitas, dan bermanfaat!!!
makasih kak atas komentarnya….itu yang dimaksud bebas sampah cuma sebatas makna tekstual dari zero waste. Namun, yang selalu disampaikan kyai, zero waste adalah sebuah prinsip.