4th duniasantri di Mata “Newbie”

Dan, bila di suatu hari terjadi kekosongan kegiatan pondok. Bisa diganti dengan rubrik english section. Pimpinan redaksi duniasantri mengkurasi tulisan secara ketat, dipilih yang terbaik dan berkualitas. Tulisan yang terpilih kemudian diterjemahkan kedalam bahasa inggris, Setelah itu, di-publish di hari itu juga sebagai pengganti kolom teras (berita santri dan pesantren).

Rekomendasi saya ini bentuk adaptasi dari para konten kreator. Mereka mengatakan bahwa menyuguhkan konten secara teratur tanpa jeda terlalu lama dapat menghasilkan viewer organic. Begitupun sebaliknya. Ketika tidak teratur, lama-lama para pengunjung akan bosan, hengkang. Saya berpikir, jangan-jangan salah satu faktor traffic duniasantri menurun, karena inkonsisten terkait publish konten tulisan. Oleh karena itu, diperlukan keistikamahan publish tulisan.

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Ketiga, supaya ghirah menulis berpijar, dan duniasantri kembali ramai, pengurus JDS bisa membuat semacam “duniasantri Awards”. Dalam hal ini, bentuk nominasinya misal kategori warga duniasantri paling aktif, tulisan terbaik, dan nominasi lainnya. Pengumuman pemenang diadakan sewaktu perayaan ulang tahun JDS. Kemudian untuk hadiah fleksibel menyesuaikan kondisi JDS; berupa paket buku, honor tambahan, atau yang lainnya. Hal inilah yang sekiranya dapat memantik motivasi para warga duniasantri untuk menulis dan meningkatkan kualitas tulisan.

Demikianlah uraian saran dalam upaya memperbaiki kondisi, memberi rekomendasi untuk duniasantri menghadapi tahun ke-5, dan tahun seterusnya. JDS harus mengudara lebih tinggi. Memperluas jejaring gerakannya; gerakan literasi santri. Jangan sampai usia yang beranjak besar, malah semakin menurun dan kontraproduktif.

Tinggalkan Balasan