SEPUCUK SURAT UNTUK TAN MALAKA

SEPUCUK SURAT UNTUK TAN MALAKAT

Tan
Sudikah kau mendengar dengan seksama
Kisah-kisah muram di zaman yang suram

https://www.instagram.com/jejaringduniasantri/

Dahulu dengan mencecap sakit yang mencekam
Kau mencurahkan usahamu untuk belajar
Di kepalamu berkeliaran nasib para buruh
Di benakmu bekelana nasib anak bangsa
Di pikiranmu terbentang luas nilai-nilai kemanusiaan

Aku malu padamu
Diriku lumpuh oleh nada-nada
Yang disiapkan para pemodal
Kami terlena dalam giur yang menjinakkan

Engkau sakit, tapi belajar
Kami sehat tapi pikiran kami kotor oleh asmara
Kauarungi samudra dengan perenungan
Kami arungi waktu dengan kepatahhatian

Kau terbata-bata mengeja pembebasan
Kami terenyuh-enyuh dengan kegalauan

Tan,
Harus dengan cara apalagi aku menyembungikan urat malu ini
Dengan gigih kauturun
Menghunus kata
Mencerca penjajah

Namun kami
Terjatuh pada lautan puisi cinta

Dari penjara ke penjara kau menggagas ide
Dari warung kopi ke warung kopi
kami pacaran

Kau tumpuk-tumpuk pustakamu
Kami tumpuk-tumpuk surat cinta

Kau lari dari perang ke perang
Kami lari dari pasangan ke pasangan

Tinggalkan Balasan