Ketika duniasantri genap berusia lima tahun, saya teringat kembali cerita Cak Tarno mungkin dua atau tiga tahun sebelumnya. Saat itu Cak Tarno bercerita, ada seorang mahasiswa program doktor yang mau menyusun disertasi dengan objek penelitian web www.duniasantri.co. Nomor telepon saya sudah diberikan, agar sewaktu-waktu saya bisa dihubungi oleh kandidat doktor dimaksud.
Tapi, hingga tahun-tahun berlalu, tak ada orang yang menghubungi saya untuk kepentingan penyusunan disertasi tersebut. Dan saya pun sudah lupa perihal itu, sampai suatu hari di bulan Juli 2024, saya teringat kembali.

Saat itu tanpa sengaja saya bertemu dengannya di sebuah kampus. Saya terlibat obrolan dengan beberapa orang. Di tengah obrolan kami berkenalan dengannya. Dari obrolan ngalor-ngilur saya tahu ia telah mengubah objek penelitiannya.
Akhirnya saya iseng-iseng bertanya, kenapa ia mengubah objek penelitiannya. Jawabannya bisa jadi cukup mengejutkan bagi sebagian orang: “Setelah saya dalami, duniasantri ternyata ‘tidak Islam-Islam amat.'” Dan dia pun akhirnya urung menjadikan www.duniasantri.co sebagai objek penelitiannya.
